Home / Politik / Benarkah Indonesia akan Hancur 2030?
Indonesia Akan Hancur

Benarkah Indonesia akan Hancur 2030?

Benarkah Indonesia akan hancur ? Novel ghostfleet yg menjadi rujukan prabowo ketika memberikan statemen bahwa indonesia akan hancur ditahun 2030 , menurut saya ada benarnya, apalagi kalau melihat background dari penulisnya yg merupakan pemikir intelejen yg disegani dipemerintahan AS. Tapi sayang sudut pandang prabowo yang menyatakan kehancuran indonesia hanya disebabkan karena besarnya hutang, pengelolahan pemerintahan yang salah dan penguasaan sda oleh asing.

Bisa jadi benar opini prabowo tapi kalau karena itu, indonesia sdh hancur dijaman orba dulu. Tetapi kalau boleh berpendapat AS sudah meramalkan dan bisa jadi merencanakan kehancuran indonesia sejak dibiarkannya kelompok garis keras agama dijaman pemerintahan sby. Jangankan indonesia yg banyak suku dan keyakinan. Suriah, lebanon, yaman yang hanya terdiri dari satu suku arab saja sudah hancur akibat perang saudara yang disponsori tindakan AS. Bisa kita lihat pidato menlu as hillary clinton yg menyatakan akan memanfaatkan wahabi , sebelum kehancuran suriah dan yaman.

Kalau boleh beropini , AS mulai menjalankan rencana untuk menghancurkan indonesia dimasa pemerintahan jokowi yg keras dan tdk mau kompromi thd perusahaan AS yang ada diindonesia , seperti freeport dan exxon mobile tidak seperti pemerintahan sebelumnya , apalagi Jokowi bersikeras membangun pemerintahan yang mandiri baik secara ekonomi maupun politik luarnegeri yang sedikit banyak merugikan kepentingan AS.

Mereka memanfaatkan kaum radikal Islam untuk membawa politik sektarian yang membahayakan kebhinekaan Indonesia. Hampir saja hal itu terwujud ketika demo 212 terjadi dimonas jakarta, bisa dibayangkan lebih dari satu juta orang berkumpul hanya untuk protes penista agama yang mereka sebut sahabat presiden jokowi, mereka menghujat dan marah disela sela teriakan takbir. Apa yang terjadi seandainya saat itu ada sniper yang menembak mati ketua mui atau HRS , mungkin chaos akan terjadi diseluruh Indonesia. Jumlah polisi dan tentara saat itu tidak sebanding dengan jumlah demonstran yang ada. Bahkan bisa jadi diantara tentara dan polisi yang beragama Islam , baik berjaga maupun ada dibarak, akan pecah dan sebagian akan curiga bahwa pemerintahan Jokowi memang anti umat Islam.

Tidak ada yang lebih mengkhawatirkan persatuan dan kebhinekaan selain ambisi politik yang dibungkus oleh agama.

Jadi memang kehancuran Indonesia sudah diramalkan dan mungkin direncanakan terjadi oleh beberapa pihak tapi bukan karena masalah yang disampaikan prabowo tetapi menurut saya lebih karena politik sektarian yang disponsori pihak asing yang lebih berpotensi menghancurkan Indonesia. Tidak semestinya ditengah giatnya pembagunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi, prabowo menyampaikan ramalan pesimis dari sudut pandang yang kontra produktif. Tetapi semestinya prabowo memberi pendidikan politik pada pendukungnya untuk tidak menjalankan politik sektarian khususnya yang memanfaatkan agama karena inilah yang berpotensi menghacurkan Indonesia. Tulisan ini hanya opini saja agar kita juga waspada pada politik sektarian yang memaksakan bentuk selain Pancasila dan NKRI. (Prayogani R)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa. Hal yang sulit dipahami adalah tidak pernah kubu oposisi memberikan …