Home / Politik / Jangan Ejakulasi Dini Dalam Berpolitik
Jangan Ejakulasi Dini dalam Berpolitik

Jangan Ejakulasi Dini Dalam Berpolitik

Jangan Ejakulasi Dini. Hot isu sekarang bukan lagi tentang artis ketahuan selingkuh. Tapi isu politik. Ini jaman yang aneh. Akibat satu isu tak jelas, orang rela menggadaikan akidah politiknya.

Moeldoko mengatakan, kasus Rizieq Shihab mungkin untuk diSP3kan. Itu artinya, tuntutan untuk Rizieq akan dibatalkan semua. Saya tidak tahu bagaimana caranya. Karena setahu saya, ada banyak tuntutan, dan itu dilakukan secara personal.

Bisa terjadi asal orang-orang yang menuntut Rizieq, menerima itu. Atau Rizieq meninggal. Tolong jangan doakan yang jelek. Indonesia butuh dia… untuk ditertawakan.

Orang-orang bereaksi keras terhadap hal ini, mereka menyatakan akan mencabut dukungan terhadap Jokowi. Moeldoko jelas sedang melakukan gimmick. Ini tindakan politik. Apapun yang terjadi di permukaan bukan kejadian sebenarnya. Dia sedang jualan.

Saya tidak menyalahkan reaksi keras atas pernyataan itu. Hal itu wajar saja sebagai antisipasi. Atau sebagai bukti kekecewaan atas cinta yang keras kepala. Lho berpendapat kan bebas. Yang aneh itu apabila kita terprovokasi oleh sebuah pendapat. Besok ada yang jual obat kuat bisa tegang tiga jam you percaya?

Namun yang perlu digarisbawahi, itu pernyataan Moeldoko, bukan kemauan Jokowi. Ya dia memang Kepala Staf Kepresidenan. Tapi ingat, tidak ada nama Jokowi disebut. Seolah-olah kalau sudah Moeldoko pasti Jokowi. Padahal ya tidak demikian.

Moeldoko juga tidak salah. Trik politik semacam itu biasa. Yang terpancing adalah mereka yang gampang goyah cintanya. Tipikal orang yang tidak setia, haisss…

Untuk itu jangan buru-buru menyimpulkan. Jangan ejakulasi dini. Semua itu baru isu. Hanya pernyataan oknum. Faktanya Rizieq masih umroh lupa pulang. Faktanya kasusnya masih diproses. Faktanya Jokowi tidak ada kecenderungan mengintervensi hukum.

Isu ini mestinya membuat galau kelompok mereka, para kampret. Namun faktanya, cebong banyak juga yang kejang-kejang. Tipis sekali iman politiknya. Saya kecewa, halah…

“Tapi itu fatwa Denny Siregar lho, dia itu cebong garis keras.”

Denny sedang jaga gawang. Mosok main bola nyerang semua. Abu Kumkum malah jadi suporter sambil makan bubur tidak diaduk.

Isu seperti ini mah mentah saja bagi saya. Karena saya lelaki setia. Tak mungkin selingkuh, soalnya saya kan… Kecuali jika Rizieq kawin lagi dengan gadis muda, nah itu baru saya kejang-kejang dan demo bersilid-silid… (Elkayeni K)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa

Oposisi Tidak Menjanjikan Apa Apa. Hal yang sulit dipahami adalah tidak pernah kubu oposisi memberikan …