Home / Internasional / Mampukah Kita Belajar dari yang Tiada?
Mampukah Kita Belajar dari yang Tiada

Mampukah Kita Belajar dari yang Tiada?

Mampukah Kita Belajar dari yang Tiada karena Perang? Akankah kuburan massal di sepanjang Gunung Sinjar mampu membuat kita belajar?

Sudahkah sungai Tigris yang memerah terlarut darah bocah-bocah balig mampu membuat kita mengerti?

Bilakah genangan darah yang terlihat dari satelit di alun-alun kota Tikrit mampu membuat kita terbangun?

Mungkinkah kepingan tubuh ratusan jamaah shalat Jumat di Sinai mampu membuat kita tersadar?

Ataukah kita menyaksikannya bak episode film, yang akan usai begitu lampu menyala menerangi gelapnya ruang?

Sehingga kita terus meremehkan, mengejek bahkan menertawakan, seolah ada pagar kebal tak kasat mata yang mengelilingi?

Tentu, mereka cuma alat. Namun pisau tak akan berguna jika tumpul, dan habis setelah sekali digunakan.

Kita telah kehilangan sebuah generasi. Mereka yang berusaha menukar harga diri dengan kebengisan, dan menjadikan pembantaian sebagai kebanggaan.

Kita telah membiarkan besi-besi pondasi itu diasah menjadi pisau yang tajam, membiarkannya menelusuk ke dalam rumah-rumah kita, mencari-cari besi yang lain.

Kita melupakan bahwa mereka tak membutuhkan kartu anggota untuk mengidentifikasi sesamanya, dan mengenali kepala-kepala untuk diputus dari raga.

Kita tenggelam dalam alasan dan pembenaran, bagai penduduk Niniveh yang begitu yakin bahwa Kurdi akan melindungi nyawa mereka tatkala senjata-senjata yang sudah mereka siapkan dilucuti paksa.

Bagai penduduk Mosul yang dulunya menyambut mereka dengan tangan terbuka, namun akhirnya dibantai saat ingin memencet tombol pause, tatkala pengapnya basemen menyesakkan dada.

Hanya setarik nafas udara segar. Atau sehisap rokok penghilang penat. Atau seuntai sapa rindu via internet pada kerabat. Atau sebersit perlawanan, saat putri-putri belia mereka diseret untuk digagahi.

Do what you can, with what you have, before it’s too late. (Baseem B)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Solusi Palestina

Opsi Solusi Palestina atas Konflik dengan Israel

Solusi Palestina. Secara umum, ada dua jenis opsi yang ditawarkan para pemikir dan pengkaji Timteng …