Home / Agama / Masyarakat yang Sangat Religius
Masyarakat yang Sangat Religius

Masyarakat yang Sangat Religius

Pada zaman Soeharto berkuasa, semuanya serba dikekang. Oleh karenanya, ketika Soeharto tumbang, banyak pihak yang merasa harus memperoleh kebebasan yang selama ini mereka dambakan, termasuk kebebasan beragama. Namun, kebebasan yang didambakan ternyata banyak yang tak membawa dampak baik, semisal kebebasan dalam  berpendapat oleh pers. Mengikuti jejak kebebasan berpendapat, ternyata kebebasan beragama di Indonesia pun termasuk ke dalam kebebasan yang didambakan tetapi tak membawa dampak baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Banyak masyarakat Indonesia yang mendadak jadi sangat religius tanpa mengindahkan hak warga negara Indonesia lainnya yang berbeda dengannya. Apakah Anda termasuk ke dalam masyarakat yang sangat religius itu? (Antimedia)

Masyarakat yang Sangat Religius

Kita ini masyarakat yang sangat religius, saking religiusnya kita lebih mementingkan membangun atau rehab rumah ibadah, daripada membangun sekolah, rumah sakit, sanitasi umum atau poliklinik.

Kita ini masyarakat yang sangat religius, alat ukurnya adalah dari pakaiannya, budaya, gelarnya, sapaannya bahkan ormasnya. Berapa kali dia bolak-balik ke Turki, Arab atau Yerusalem.

Kita ini masyarakat yang super religius, sorga atau neraka seseorang bisa kita tentukan vonisnya di dunia. Kafir atau Muslim seseorang kita bisa tentukan dari apa yang dia coblos di bilik suara.

Kita ini masyarakat yang sangat religius, baru sebatas sperma dan DNA kita sudah ditentukan apa agama kita. Hanya dengan tes DNA kita bisa memastikan seseorang itu musuh Tuhan.

Kita ini sangat-sangat religius, memilih Presiden kita bawa nama Tuhan. Memilih Gubernur bawa nama Tuhan. Saking religiusnya kita bisa menilai rangking keislaman dan kekristenan seseorang. Kita cari-cari pula dalil yang mendukungnya.

Kita ini masyarakat super religius, saking religiusnya kita korup pula duit anggaran Al Qur’an, dana umroh umat, duit haji dan seterusnya.

Kita ini sangat religius hanya dengan kata kunci Islam. Kita caci mereka kafir, sesat dan munafik, tapi isi rumah kita, handphone, mobil, motor, produk makanan, obat-obatan, teknologi dan seterusnya adalah penemuan dari orang-orang yang kita teriaki kafir, sesat dan munafik.

Kita ini sangat religius dari ajaran Tuhan yang sebenarnya, bahkan mendekati sadis, saking religiusnya kita tidak tahu lagi mana ajaran agama dan yang mana mabok agama. (de Fatah)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Islam dan Terorisme

Hubungan Agama Islam dan Terorisme

Hubungan Agama Islam dan Terorisme. Apakah Islam menjadi sumber ajaran terorisme? Ya. Buktinya sederhana, yaitu …