Home / Muhammad Zazuli / Pola Pikir Ala Abad Pertengahan
Pola Pikir Ala Abad Pertengahan

Pola Pikir Ala Abad Pertengahan

Saya tidak menganut doktrin iman Kristen. Tapi tidak ada orang Kristen yang memanggil saya kafir dan mengatakan bahwa saya akan dibakar selamanya di neraka. Bahkan ada yang berani berbeda sikap dengan doktrin dan mengatakan pada saya bahwa “Tuhan tidak akan membakar orang sebaik Anda.” Meski doktrin mereka masih berasal dari abad pertengahan tapi sikap, perilaku dan pola pikir mereka sudah tidak lagi seperti pemeluk agama ala abad pertengahan yang gemar teriak “bunuh, bakar” pada mereka yang dianggap kafir, bidah, sesat, menyimpang dan segalam macam tuduhan lainnya.

Orang Kristen sudah berevolusi. Sebagian bahkan sudah berani mengatakan bahwa “Ada keselamatan di luar Gereja” (Lumen Gentium). Bahkan Paus Fransiskus sendiri mengatakan bahwa “Tuhan bukanlah Katholik, tapi kita dipanggil sebagai orang Katholik karena cara kita menyembahNya.”

Di sisi lain masih ada orang yang tidak hanya menganut doktrin ala abad pertengahan namun juga masih memiliki sikap, perilaku dan pola pikir ala abad pertengahan meskipun realitanya kita sekarang sudah hidup di abad tehnologi, abad digital, abad komputer, abad robotika dan abad penjelajahan ruang angkasa.

Mereka masih suka teriak “Bunuh, bakar, gantung, penggal” kepada orang yang dianggap menganut doktrin yang berbeda. Jaman telah berubah tapi waktu seolah telah berhenti bagi mereka. Mirisnya lagi tidak sedikit dari mereka yang mengenyam pendidikan tinggi bahkan ada yang profesor lulusan Amerika.

Apabila kita memiliki wawasan dan informasi yang lebih luas maka niscaya kita tidak akan lagi terbelenggu, terjebak dan diperbudak oleh doktrin yang bisa saja keliru karena diciptakan oleh orang-orang jaman dahulu yang masih memiliki pemikiran, pemahaman dan pola pikir yang sederhana. Bahkan doktrin pun bisa salah dan bisa kita kritisi. Hanya Tuhan yang sempurna dan tidak pernah salah. Sedangkan doktrin bukanlah Tuhan melainkan sekedar tafsir, konsep dan interpretasi tentang Tuhan itu sendiri.

Jadi jangan takut berbeda dengan doktrin, terlebih jika doktrin itu bertentangan dengan akal sehat dan hati nurani…..

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.