Home / Internasional / Rudal Itu Berakhir Jadi Rongsokan
Berakhir Jadi Rongsokan

Rudal Itu Berakhir Jadi Rongsokan

BERAKHIR JADI RONGSOKAN. Reaksi Trio Pria Tanpa Biji: Menlu Arab Saudi Adel #LGBT Jubeir memuji serangan Koalisi USA, Inggris, Perancis ke Suriah. PM Israhell Netanyahu mengumumkan dukungan penuh pada serangan tersebut. Sultan #Smeagol Erdogan menyambut baik serangan itu sambil mewanti-wanti jangan ‘senggol’ Rusia.

Media Israel Haaretz mengakui serangan dini hari tersebut merupakan hasil koordinasi penasihat Trump dengan Intelijen Israel mengenai titik-titik tembak di Suriah. Namun tak ada satupun dari lebih 100 misil ditembakkan yang mendekati zona pertahanan udara Rusia yang membentengi pangkalan Laut Tartus dan Pangkalan udara Khmeimim Suriah. Padahal 2 pangkalan militer tersebut adalah sumber bencana terbesar bagi para teroris binaan Koalisi di Suriah.

Mari kita review, 112 misil ditembakkan Kapal-kapal Perang di Mediterania dan Pesawat-pesawat bomber Koalisi USA, Inggris dan Perancis. Yang masuk ke wilayah udara Suriah hanya 103 misil, 9 sisanya raib di laut (turut berduka untuk Abu Jibril, Bachtiar Nasir dan ust Abdul Somad atas kerugian ini).

Dari 103 misil yang masuk, 71 misil dicegat dan dijammed oleh sistem pertahanan udara sepuh S-200 Suriah buatan era Uni Soviet berusia 35 tahun yang sudah digunakan Suriah sejak tahun 1983. Sisanya 32 misil ‘sukses’ menghajar tanah & fasilitas riset walau dilaporkan tak ada korban jiwa satupun dari militer Suriah.

Sejak kehadiran Koalisi di Laut Mediterania Timur, Suriah sudah mengantisipasi dengan memobilisasi Jet-jet Tempur + Alutsista berharga ke pangkalan-pangkalan militer Rusia dan meminimalisir kehadiran personel di fasilitas militer potensial target tembak yang sudah diperingatkan Rusia jauh-jauh hari.

Bila dari 112 misil ditembakkan yang lolos hanya 32 berarti tingkat keberhasilan hanya 28.5%. 80 misil atau 71.5%-nya berakhir menjadi sampah rombeng.

Korban/kerugian target terhitung minim dibanding biaya yang dikeluarkan Koalisi untuk menembakkan 112 misil Tomahawk pabrikan Raytheon yang per misil-nya seharga 1,87 Juta US Dollar atau sekitar Rp 25,7 Miliar. Bila dikalikan 80 misil yang rontok maka USA + sekutu menanggung kerugian 149,6 Juta US Dollar atau Rp 2,056 Triliun hanya dalam serangan ‘one-time shot’ dinihari. Dan Assad tetap ngantor di pagi hari dengan santai sambil menenteng tas-nya.

Rakyat USA seharusnya melakukan demo besar-besaran atas terbuangnya uang pajak mereka yang hanya berakhir dikiloin pengepul-pengepul rosok Suriah.

Saya harap ACT, Felix Siauw, Fathi Yazid, Syria Care, MMS dan segenap biang propaganda fitnah Suriah segera menyerukan ‘Tabligh akbar’ penggalangan dana sambil menyebar foto-foto dan video Hoax kekejaman rezim Suriah, karena secuil bantuan anda mungkin akan sangat membantu kerugian yang ditanggung Trump. (Mottaqin AZO)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Solusi Palestina

Opsi Solusi Palestina atas Konflik dengan Israel

Solusi Palestina. Secara umum, ada dua jenis opsi yang ditawarkan para pemikir dan pengkaji Timteng …