Home / Nasehat / Menua dengan Alami Itu Tak Perlu Dikeluhkan
Menua dengan Alami

Menua dengan Alami Itu Tak Perlu Dikeluhkan

Menua dengan Alami. Saya belajar sains, jadi saya sepenuhnya sadar dan paham bahwa segala sesuatu tumbuh dan menua. Jangankan makhluk hidup, alam semesta ini pun menua, lalu mati. Bintang-bintang raksasa yang lebih besar dari matahari akan mati, kehabisan energi, lalu mengerut menjadi black hole. Bintang yang lebih kecil mati menjadi white dwarf.

Tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang juga menua. Penuaan adalah akumulasi kerusakan sel-sel yang disebabkan oleh oksidasi DNA, juga metilasi DNA. Perlahan fungsi-fungsi sel menurun, menyebabkan menurunnya fungsi-fungsi organ. Sampai suatu ketika, ada organ vital yang tak lagi berfungsi, maka manusia akan mati.

Ini proses alami yang menjadi bagian dalam kehidupan. Sama alaminya dengan ketika sel sperma masuk ke rahim dan membuahi sel telur. Lalu sel telur itu membelah, membentuk sel-sel baru yang berbeda dengan sel-sel sebelumnya. Juga sama alaminya dengan big bang, yang dalam waktu singkat menghasilkan materi atom-atom ringan, kemudian atom-atom itu berfusi menjadi atom-atom yang lebih berat, lalu membentuk berbagai senyawa.

Menua adalah proses alami. Saya selalu sadar bahwa sel-sel tubuh saya menua dan berkurang fungsinya. Suatu saat tubuh saya akan berhenti berfungsi. Mengingkari penuaan sama artinya dengan mengingkari eksistensi diri sendiri. Kita eksis karena kita tunduk pada hukum alam. Menua hanyalah bagian dari hukum alam itu. Kita tidak bisa memilih hukum alam sesuai selera kita. Jadi tidak mungkin sesuatu eksis tanpa menua.

Apa konsekuensi menua? Fungsi organ-organ tubuh menurun. Tapi penurunannya berbeda untuk setiap orang, tergantung banyak faktor. Saya bahagia karena menua dalam keadaan sehat. Beberapa bulan yang lalu saya kaget bertemu teman lama, dia memberi tahu,”San, aku sudah pasang 2 ring.” Dia lebih muda dari saya 3 tahun. Ada pula teman seangkatan yang gagal ginjal.

Saya sejauh ini tidak punya masalah kesehatan yang berarti, kecuali tekanan darah yang sedikit tinggi, tapi pada level terkendali. Selain itu tidak ada masalah. Parameter darah baik, tidak ada masalah kolesterol atau asam urat.

Yang termasuk menurun adalah kemampuan seksual. Saya juga sadar bahwa suatu saat fungsi itu akan berhenti.

Ini sekaligus peringatan bagi yang lebih muda. Usia bukanlah satu-satunya penyebab penuaan, kalau kita definisikan penuaan sebagai penurunan fungsi organ. Ada orang yang fungsi organnya justru lebih rendah dari orang yang lebih tua.

Hal lain, secara sosial saya hidup normal. Mimpi masa kecil saya terwujud. Karir saya berkembang di level medium, tidak menjulang tinggi, tapi tidak juga terpuruk. Saya hidup berkecukupan, dan tidak berlebihan. Anak-anak juga tumbuh sehat jasmani dan rohani.

Saya tinggal perlu bekerja 5 atau 10 tahun lagi, kemudian istirahat sebagai pensiunan. Saya juga tidak khawatir dengan pensiun. Banyak hal yang bisa saya lakukan, salah satunya menulis buku.

Yang tak kalah penting, saya tidak khawatir dengan kematian. Saya sadar suatu saat entah kapan, saya akan mati. Alih-alih takut, saya sedikit penasaran soal seperti apa rasanya mati. Jadi saya menunggu ajal dengan curious.

Jadi, menua itu persis seperti terbitnya matahari di ufuk timur setiap pagi. Hanya orang sakit jiwa yang mengeluh soal itu. (Abdurakhman H)

About Anti Media

Kami mencoba membebaskan pikiran Anda. Tapi kami hanya menunjukkan pintunya. Anda sendiri yang harus berjalan melaluinya.

Check Also

Pelajaran Kesabaran dari Seorang Jokowi

Pelajaran Kesabaran dari Seorang Jokowi

Pelajaran kesabaran dari seorang Jokowi.( Revolusi mental ).“Saya nggak apa-apa dikatakan presiden gila, presiden saraf, …